Tuesday, December 01, 2020

Dream Board


i growing up as visual person. dari dulu, saya selalu suka menonton. mulai dari nonton film action, romance, drama korea ataupun US serial. saya nonton US Serial itu dari jaman saya harus download manual via eztv.ag, sudah angkatan lama sekali. generasi Netflix can’t relate lah pokoknya.


beberapa hari sebelum saya untuk pertama kalinya menjadi speaker di sebuah acara, saya dilanda ketakutan hebat. saya takut apa yang saya sampaikan ngga’ nyambung, saya takut saya fail dalam menyampaikan dan orang orang kecewa dengan apa yang saya sampaikan, dan saya takut mempermalukan diri saya sendiri.


hari itu, saya berbicara tentang self-reflect. dan ketakutan itu memudar dan membawa saya kepada ingatan bahwa saya adalah visual person, dan saya mencari cari pengalaman mana yang kira kira relevan dengan topik yang akan saya bawakan sambil saya membuat presentasi dengan banyak gambar.


akhirnya, ketakutan itu benar benar hilang dan membawa saya pada ikigai saya. saya menemukan diri saya ternyata, tidak ada hubungannya dengan plan detail yang baru baru ini saya buat. saya menemukan diri saya bahwa saya mencintai public speaking. lebih jauh, semua itu membawa saya pada sebuah kesimpulan bahwa saya hari ini, it because i was dreaming about it.


saya mengingat laptop yang saya gunakan ketika mengetik ini, adalah sebuah laptop yang gambarnya sudah saya pajang di lemari kecil saya sejak saya di junior high school. mobil yang saya kendarai hari ini, gambarnya sudah saya tempel di dinding kamar saya sejak saya senior high school. dan, menjadi sarjana teknik ternyata adalah perjalanan panjang yang Alhamdulillah, bulan dengan insya Allah akan selesai karena saya diwisuda tanggal 28.


so, i put a board a print kind of picture. dari pinterest, dari instagram, dari manapun yang saya sudah lama simpan yang kemudian saya putuskan untuk di-print, dan di tempel di dream board saya. saya memandang itu setiap hari, dan itu membuat saya mengenal diri saya lebih jauh. apa yang benar benar saya mau, dan apa hal hal yang saya mau karena terpengaruh lingkungan sekitar doang.


dream board, a board that makes my future become reality.



No comments:

Post a Comment